TIPS PEJUANG DAPUR !! JURUS TEKNIK ULEN MANUAL ANTI CAPEK


Tips & triks mengulen/mengadon dengan tangan (manual)
By Gie
Silahkan di skip sharing saya ini, jika teman2 menggunakan mixer dalam mengadon roti/sejenisnya.
Sebelum saya bagikan bagaimana teknik yg benar saat membuat adonan (roti/donat) secara manual, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dulu, antara lain:
1. Siapkan papan/meja kerja yg memadai dan layak pakai. Karena jika tempat yg digunakan tdk nyaman, maka akan berpengaruh dengan mood kita dan akhirnya akan membuat kita males2an dan pastinya akan menjadi badmood. Ingat ya,,,mood kita juga mempengaruhi hasil dari apa yg kita buat. Usahakan moodnya selalu terjaga dengan baik, agar hasilnya juga maksimal.
2. Perhatikan suhu ruang (jika suhu di atas 25°Celcius, maka gunakan air/susu cair bersuhu ruang. Jika suhu di bawah 25°Celsius, maka gunakan air hangat (air yg bersuhu antara 30-40°c) atau bisa di sebut dengan hangat2 kuku, bukan hangat sekali, karena jika air terlalu panas akan membuat ragi mati.
3. Perhatikan bahan2 lain yg akan di gunakan, contoh terigu, telur, mentega/margarine, harus bersuhu ruang. Karena jika masih ada bahan yang bersuhu kulkas, akan mempengaruhi proses pengulenan.
4. Kenali bahan yg digunakan, terutama untuk tepung. Kadar protein dan tingkat kelembaban di dalam tepung juga mempengaruhi saat proses pengulenan dan penambahan bahan cair. Jadi harus tau takaran yg pas, agar mempermudah proses pengulenan.
(Ini masalah feeling, jam terbang serta trial & error)
Jika adonan terlalu kering akan susah di ulen, dan jika terlalu lembek juga akan lengket dan membuat prosesnya terlalu lama. Jadi perhatikan dengan benar karena beda merk tepung, beda pula tingkat kelembaban dan daya serap airnya.
Demikian hal yg harus diperhatikan terlebih dulu sebelum memulai pengadonan secara manual.
Berikut saya berikan beberapa tips agar teknik mengadon menjadi lebih menyenangkan, tidak capek dan always happy dan tentunya sambil buang kalori di dalam tubuh.
1. Campur semua bahan kering (kecuali garam), masukkan bahan basah (air/susu cair dan telur), aduk sampai tercampur rata
2. Masukkan garam & bahan lemak (mentega/margarin), campur rata dan uleni sebentar sampai mentega menyatu dan tercampur dengan baik.
3. Resting/istirahatkan dulu adonan selama 10 menit. Jangan lupa di tutup kain/plastik agar kelembaban dapat terserap dengan baik.
4. Setelah 10 menitan, ambil adonan dan uleni sekali lagi (pada step ini, teman2 bisa merasakan adonan sudah menjadi lembab dan mudah di uleni tanpa harus mengeluarkan sejuta kekuatan yg sangat bar2). Uleni terus sampai adonan menjadi elastis (biasanya saya cuma sampai 7-10menitan)
5. Jika saat proses mengulen di atas adonan menjadi kasar kembali, JANGAN PANIK!! Uleni sekali lagi dan tambahan sedikit saja minyak goreng agar adonan menjadi licin kembali.
Bisa juga sambil di banting2, tapi santai saja membantingnya, tidak perlu seperti orang kesurupan, nanti malah bisa merusak gluten yg sudah mulai terbentuk.
6. Cek adonan, dengan cara ambil sedikit dan tarik atau lebarkan. Jika adonan tidak langsung sobek, tandanya adonan sudah elastis. Namun jika mau sampai tahapan window pane, lakukan ulen sekali lagi (jika di rasa agak berat, lakukan resting sekali lagi seperti point ke-3) dan ini jg berlaku saat proses membentuk adonan, terkadang adonan membandel & susah di bentuk/dipipihkan kembali lagi,,teman2 bisa memakai cara RESTING seperti ini agar adonan lebih rileks dan tidak membandel.
Notes: untuk adonan donat, cukup sampai tahapan elastis saja.
7. Setelah adonan elastis, bisa langsung di bagi2 (jika ingin proses sekali proofing) atau lakukan proofing awal (seperti biasanya) sampai adonan mengembang 2x lipat (untuk donat, jangan proofing terlalu lama) dan waktu proofing TERGANTUNG SUHU MASING2 TEMPAT, jadi tidak bisa di pastikan berapa lamanya.
*Teknik ini juga berlaku untuk bakpao, tapi untuk bakpao tidak perlu sampe elastis maksimal. Cukup kalis elastis saja dan tidak perlu di diamkan terlalu lama.
Jika ingin tau seputar masalah proofing, bisa cek di sini ya...
https://m.facebook.com/groups/1425165404319759?view=permalink&id=1519341118235520
Demikian yg bisa saya bagikan, ini berdasarkan pengalaman pribadi dan bisa jadi setiap orang punya pengalaman berbeda2 dengan adonan manual. Karena selama ini saya menguleni adonan secara manual dan belum menggunakan mesin sama sekali.
Mungkin ada teman2 yg bisa menambahkan pengalaman masing2 di sini agar kita bisa berbagi dan sama2 belajar.
Keterangan gambar:
1. Adonan setelah mentega masuk & tercampur rata
2. Setelah proses resting dan sudah di uleni 5 menitan
3. Setelah di ulen sekitar 10, sudah elastis
4. Adonan setelah proofing awal (mengembang 2x lipat)
SEMOGA BERMANFAAT DAN SEMOGA TULISAN SAYA INI BISA DIPAHAMI OLEH TEMAN-TEMAN SEMUA...
JIKA ADA YG TIDAK JELAS SILAHKAN BERTANYA, TAPI USAHAKAN DI BACA DULU SEMUA SAMPAI SELESAI YA...
“Barang siapa mempermudah orang lain, ia juga akan dipermudah jalannya”

Artikel Sumber https://www.facebook.com/giegie.104112

Tidak ada komentar untuk "TIPS PEJUANG DAPUR !! JURUS TEKNIK ULEN MANUAL ANTI CAPEK"